Tube Settler

Salah satu Proses yang diperlukan dalam Instalasi pengolahan Air Bersih atau Biasa Disebut dengan IPA atau WTP adalah Pengendapan atau Sedimentasi. Karena sulitnya mencari air bersih, tentunya kita perlu melakukan pengolahan air dengan beberapa tahapan. Salah satunya dengan melalui proses sedimentasi/pengendapan. Pada tahap sedimentasi ini, Anda membutuhkan alat pembantu utama seperti Tube Settler. 

Banyaknya sampah yang berkeliaran di ruang terbuka, terlebih daerah perairan, akan membuat manusia merasakan dampaknya. Tak hanya banjir, tapi juga kekurangan air bersih. Mengelola air kotor menjadi air bersih memang terlihat sulit untuk dilakukan. Terlebih jika air tersebut akan digunakan untuk konsumsi tubuh. Karena itu, kita harus benar-benar memperhatikan bagaimana cara mengelola air yang tepat. 

tube settler
tube settler

Tube Settler Berfungsi Untuk Mempercepat Proses Sedimentasi

Proses Pengendapan atau yang biasa disebut dengan Sedimentasi dalam Sistem Air Minum baik pengolahan maupun Penyaringan merupakan sesuatu hal yang wajib

Tanpa Ada proses Ini Hasil Pencampuran bahan kimia yaitu Proses Koagulasi dan Flokulasi pasti tidak akan berjalan dengan Sempurna

Dalam Penerapan di Instalasi Pengolahan Berbagai macam Model sering kali kita temukan

Mulai yang berbentuk kerucut, kotak maupun Hexagon dengan masing masing memiliki dimensi yang berbeda beda sesuai dengan Design kapasitas air yang diolah

Satuan debit air yang dipakai dalam sistem pengolahan yaitu menggunakan Liter per detik

Dari Sekian banyak Model yang dipergunakan untuk proses sedimentasi atau pengendapan hampir keseluruhan memakai model tube Settler atau biasa disebut juga dengan lamella Clarifier

Bentuk dan Model Clarifier Yang Cocok Menggunakan Lamela Settler

Berikut beberapa Contoh sistem pengendapan atau Clarifier yang sering menggunakan tube Setler untuk Proses Pengendapan

Namun perlu di ingat bahwa fungsi dari semua sistem ini tetap sama yaitu untuk mempermudah proses pengendapan lumpur maupun Flok hasil koagulasi dan Flokulasi dalam instalasi pengolahan air bersih WTP atau water treatment plant

Clariflokulator

Proses Pengolahan dengan clariflokulator ini menggunakan bentuk tangki bulat dengan bagian bawah berbentuk kerucut

proses yang dilakukan yaitu menggabungkan sistem koagulasi dan Flokulasi serta sedimentasi dalam satu buah tangki

Untuk Pemasangan Tube Settler ini menggunakan sistem Diameter atau berbentuk bulat juga

Dengan pemasangan yang benar dan Pressisi proses Pengendapan akan berjalan dengan Baik

tube Settler design
tube Settler design

Lamella Clarifier

Nah Model ini paling banyak dipergunakan dalam pembuatan sistem pengolahan air bersih IPA Baja

Dalam Ipa Baja Tube Settler dipakai untuk mempercepat proses pengendapan dari biasanya waktu tinggal sekitar 2 jam dapat diperkecil hingga 45 Menit hingga 60 menit

Bentuk struktur lamella Clarifier ini biasanya Kotak dan terpisah antara sistem koagulasi flokulasi sedimentasi dan Filter Pasir nya

Penerapan flow secara Laminar dari Tube Settler PVC ini sangat efektif dalam mempersingkat Masa tinggal dalam tangki sedimentasi

Fungsi Tube Settler dalam tangki Sedimentasi Berfungsi Untuk mempercepat Settling Flok yang terbentuk dalam proses koagulasi dan Flokulasi serta membuat waktu tinggal Pengendapan sludge menjadi lebih pendek

Tube Settler PVC paling banyak dipergunakan untuk pengolahan air bersih

Manfaat Pengolahan Air dengan Menggunakan Tube Settler

Sebagaimana Anda tahu, bahwa mengelola air bersih sangatlah penting.

Beberapa manfaat dari pengolahan/pengelolaan air ini diantaranya: 

1. Meminimalisir Kontaminasi Bakteri dan Virus

Manfaat pertama yang bisa Anda rasakan secara langsung yakni meminimalisir adanya kontaminasi bakteri dan virus.

Dengan pengelolaan air yang dilakukan, Anda bisa mengetahui hingga merasakannya sendiri bahwa air jernih tersebut memang sudah terhindar dari bakteri dan virus. 

Air yang terkontaminasi dengan bakteri dan virus, tentunya dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Apalagi seperti yang Anda lihat, bagaimana air tersebut menjadi kotor, karena banyak sampah dan zat kimia berbahaya, yang terbuang di permukaan air tersebut. 

Melakukan pengolahan air kotor menjadi air bersih ini merupakan upaya dalam menghindari kontaminasi bakteri ataupun kimia yang berbahaya tersebut.

Sehingga air bisa lebih aman jika digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Menjaga Kelestarian Alam

Dengan melakukan pengolahan air bersih atau IPA (Instalasi Pengolahan Air  Limbah), hal ini akan menjadi salah satu upaya dalam menjaga kelestarian alam lingkungan.

Andapun tentunya  tidak menginginkan lingkungan yang tercemar, akibat perairan yang tidak bersih dari berbagai macam limbah.

Baik itu limbah water grey maupun sampah lainnya. Dengan pengolahan air limbah, kita bisa menjaga kebersihan lingkungan dari tercemarnya kotoran.

Lingkungan yang tercemar akan sampah, tentu tidak indah untuk dilihat, tidak nyaman untuk ditinggali, bahkan bisa menimbulkan pola hidup yang tidak sehat.

Itulah mengapa pentingnya untuk melakukan kelola air bersih.  

3. Melindungi Ekosistem Lingkungan

Dengan pengolahan air kotor di lingkungan, tentunya Anda pun dapat merasakan banyak manfaatnya.

Terlebih untuk ekosistem lingkungan. Dengan membiarkan pencemaran lingkungan, terutama di daerah perairan, sama artinya dengan Anda membiarkan ekosistem di dalamnya punah secara perlahan. 

Di bawah permukaan air terdapat banyak ekosistem makhluk hidup, ikan kecil yang berenang, dan juga tumbuhan air yang tumbuh, perlahan-lahan  akan punah, akibat dari pencemaran kawasan perairan oleh limbah cairan ataupun limbah padat. 

Dengan pengolahan air ini, sama artinya bahwa Anda telah mempertahankan ekosistem lingkungan, untuk tetap hidup dan terlestarikan. 

4. Menjaga Pola Hidup Sehat

Pola hidup yang sehat sangat penting untuk dilakukan.

Salah satu cara mudah yang bisa Anda lakukan agar berdampingan dengan hidup sehat, yakni selalu menjaga kebersihan.

Anda tidak mungkin hidup dengan menggunakan air kotor, bukan? 

Dengan air kotor ini, Anda bukannya akan hidup sehat, melainkan sebaliknya.

Oleh sebab itu, air bersih sangatlah penting untuk menjaga pola hidup sehat.

Untuk itu, kita perlu melakukan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) untuk mendapatkan air yang bersih. 

Itulah 4 manfaat penting dari proses pengolahan air kotor menjadi air bersih.

Dengan ini, Anda tidak perlu ragu lagi untuk melakukan pengolahan air. 

Mengelola air bersih sendiri bisa dilakukan dengan beberapa cara.

Untuk penjelasan lebih jauhny,a bisa Anda simak ulasan di bawah ini.   

Pemasangan Tube Settler untuk IPA Baja kapasitas 5 Liter per detik

Cara Pengelolaan Air Bersih dengan tube Settler clarifier

Pemurnian air dapat dilakukan dengan salah satunya dengan menggunakan cara pengelolaan air bersih.

Pengolahan air bersih sendiri terbagi menjadi beberapa tahapan. Diantaranya adalah sebagai berikut:  

Screening

Tahap pertama dalam pengolahan air bersih yakni dilakukan penampungan awal yang disebut intake.

Di dalam intake dilengkapi dengan bar dan screen.

Dua komponen pelengkap tersebut memiliki fungsi yang tak lain, sebagai penyaring awal dari benda yang ikut ke dalamnya.

Misalnya ragam jenis sampah organik, maupun anorganik. 

Dengan proses  screening tersebut, air akan dibersihkan dari sampah-sampah kotoran yang ikut dalam air tersebut. 

Setelah dilakukan screening, maka selanjutnya bisa dilakukan tahap selanjutnya, atau yang dikenal dengan tahap kedua. 

Koagulasi

Koagulasi merupakan tahap kedua dalam pengelolaan air.

Proses koagulasi ini dilakukan setelah penampungan awal/intake.

Di dalam tahap koagulasi, air yang berasal dari intake tersebut, akan diberikan obat atau zat kimia yang bernama tawas/alum ataupun zat garam besi (salts iron) dengan sistem pengadukan cepat (rapid mixing).

Penyebab air kotor dan keruh ini dapat Anda ketahui dengan jelas, yakni pencemaran dari berbagai macam sampah yang terdapat kandungan partikel koloid.

Dengan ini, gaya gravitasi tidak dapat berpengaruh. Sehingga tidak dapat melakukan endapan dengan sendirinya. 

Tahap koagulasi sendiri memiliki fungsi dan tujuan untuk menghancurkan partikel koloid, yang menjadi alasan air keruh.

Sehingga partikel tersebut menjadi kecil. Meskipun hal ini bisa dikatakan masih sulit untuk melakukan endapan sendiri.

Flokulasi

Setelah tahap koagulasi, selanjutnya adalah tahap flokulasi, atau tahap penyisihan keruh air, dengan menggunakan cara  penggumpalan partikel.

Sehingga menjadi partikel yang lebih besar. Di tahap flokulasi ini, partikel yang terdapat pada air akan digumpalkan menjadi partikel yang lebih besar dari ukuran semula. 

Dengan proses ini, partikel tersebut dapat mengendap dengan sendirinya, akibat gravitasi yang terjadi pada permukaan air.

Tahap flokulasi ini dilakukan dengan cara pengadukan yang lambat, atau istilahnya yakni slow mixing.

Tanpa melewati tahapan ini, maka  pengelolaan air bersih tidak dapat  dilakukan dengan baik. 

Sedimentasi

Sedimentasi atau tahap pengendapan. Di tahap ini partikel flokulasi air akan mengendap secara alami dengan sendirinya, tanpa bantuan.

Partikel akan mengendap hingga ke dasar penampungan yang disebabkan massa jenis partikel.

Sedimentasi merupakan tahap pengelolaan yang tidak bisa ditinggalkan.

Didalam tahap sedimentasi inilah yang membuat Tube Settler memiliki peranan penting dalam pengolahan air minum ini.

Sebab, Tube Settler akan memudahkan proses sedimentasi.

Sehingga partikel tersebut dapat mengendap dengan cepat. Setelah tahap sedimentasi, nantinya air akan dialirkan ke tahap terakhir, filtrasi.

Filtrasi

Tahap yang terakhir adalah filtrasi atau penyaringan.

Di dalam tahap filtrasi ini, air akan disaring melalui media penyaring, yang disusun dengan bahan-bahan ,seperti pasir atau kerikil silica.

Proses filtrasi ini berfungsi untuk menghilangkan bahan yang tak larut, maupun yang larut. 

Tube Settler juga merupakan bagian dari sistem ini yaitu dengan pemanfaatan lamella Clarifier yang berbentuk sarang tawon menjadi proses Penyaringan serta pengandapan handal

Setelah proses filtrasi, maka air akan masuk ke bagian penampungan terakhir atau tangki Reservoir baik dari material Beton maupun Tangki fiberglass

Akan tetapi, agar kualitas air semakin terjamin, Anda bisa menambahkan tahapan lanjutan, atau tambahan, dalam meningkatkan kualitas air.

Tahapan tambahan ini meliputi:

1.Proses Pertukaran Ion

Tahap tambahan pertama yakni pertukaran ion. Tahap ini memiliki tujuan untuk menghilangkan zat pencemar yang berasal dari sampah anorganik, yang biasanya tidak dapat dihilangkan melalui proses filtrasi ataupun sedimentasi.

Tak hanya itu, tahapan ini pun memiliki fungsi untuk menghilangkan nitrat, radium, arsenic, kromium, uranium, dan kelebihan flourida.

2. Proses Penyerapan

Di dalam proses penyerapan ini, air akan dihilangkan dari pencemaran organik, seperti adanya senyawa penyebab bau, rasa, hingga warna. 

Proses penyerapan ini dilakukan dengan memasukkan bubuk karbon aktif, ke dalam air tersebut.

3. Proses Desinfeksi

Tahap tambahan lainnya yakni proses desinfeksi. Proses ini dilakukan dengan memasukkan atau pembubuhan zat kimia, yang disebut dengan chlorine.

Zat Chlorine inilah yang berfungsi dalam membunuh bakteri, atau semacam mikroorganisme yang berbahaya. 

Sehingga Anda bisa mengkonsumsi air tersebut dengan lebih aman dan sehat.

Setelah melewati tahap proses desinfeksi, selanjutnya adalah di tahap penampungan terakhir, dalam pengolahan air, yang dikenal dengan istilah  Reservoir, yang artinya air siap dikonsumsi atau digunakan.

Itulah sedikit penjelasan mengenai tahap-tahap pengolahan air.

Dengan mengetahui cara pengolahan air ini, setidaknya Anda kini bisa menerapkannya di lingkungan rumah Anda sendiri, bukan?

tube settler PVC
tube settler PVC

Apa Itu Sedimentasi dengan tube Settler PVC ?

Dari penjelasan mengenai pengolahan air di atas, mungkin Anda masih bingung mengenai sedimentasi.

Seperti pada penjelasan singkat di atas. Sedimentasi merupakan proses pengendapan dalam pengolahan air. 

Proses sedimentasi dalam pengolahan air ini mengandalkan pada gaya gravitasi.

Maka dari itu, partikel yang memiliki massa jenis yang lebih besar daripada air, akan terendap di dasar permukaan air.

Beberapa faktor dapat mempengaruhi proses percepatan sedimentasi.

Di antaranya yakni, bentuk geometri bak tempat endapan, kecepatan aliran, hingga inlet dan juga outlet.

Bak ideal untuk proses sedimentasi ini, tentunya akan mendapatkan hasil endapan yang optimal.

Hal ini dilakukan dengan melalui pengaturan ukuran besar atau kecilnya bak tempat endapan. 

Kedalaman bak yang dibangun untuk proses sedimentasi, mampu mempengaruhi kecepatan endapan. 

Maka dari itu, Anda harus menyiapkan bak yang sesuai dengan kebutuhan air, yang Anda perlukan.

Sebab partikel yang memiliki massa jenis yang lebih besar dari air, akan sulit untuk mengendap dengan sendirinya.

Oleh sebab itu, harus  dilakukan tahap filtrasi atau penyaringan.

Tujuan pemasangan Lamella clarifier

Agar sedimentasi dapat berjalan dengan efektif, maka tahap pengolahan air satu yang  ini membutuhkan alat pelengkap.

Salah satunya yaitu Tube Settler. 

Alat yang dikenal dengan Tube Settler ini memang memiliki kualitas yang luar biasa.

Seperti yang telah dijelaskan tadi, Tube Settler ini sangat membantu dalam proses sedimentasi.

Lalu sebetulnya, bagaimana peran penting dari Tube Settler ini?

Simak penjelasan di bawah ini untuk mendapatkan jawabannya!   

Peran Tube Settler Terhadap Tahap Pengolahan Air Sedimentasi 

Siapa sangka arti dari Settler ini adalah pengendapan, yang merupakan bagian dari proses pengolahan air kotor menjadi air bersih.

Sehingga Anda dapat menggunakan air tersebut untuk kegiatan sehari-hari, seperti mencuci, mandi, atau bahkan sebagai air minum.

Tahap sedimentasi ini memiliki fungsi dan tujuan yakni memisahkan air dari partikel atau kotoran, yang dihasilkan dari proses pengolahan air sebelumnya, seperti koagulasi.

Sehingga air tersebut bersih dari partikel kotoran tersebut. 

Tentunya proses sedimentasi membutuhkan alat untuk memperlancar prosesnya, seperti Tube Settler ini.

Apa itu Tube Settler?

Pengertian dari Tube Settler adalah sebuah media, yang terbuat dari bahan PVC, Polietilena PE, atau Fiberglass FRP, yang membentuk lembaran bergelombang, yang nantinya akan dirakit. Sehingga menjadi satu (blok) dan berbentuk sarang tawon. 

Media ini memiliki luas permukaan di setiap modul pemasangannya yakni sekitar 2,5 cm sampai 5 cm pada jarak antar lubangnya.

Tube Settler ini memang memiliki fungsi yang sangat berguna dalam tahap sedimentasi, untuk mempercepat proses pengendapannya. 

Cara kerja Tube Settler dalam mempercepat proses endapan, yakni dilakukan dengan cara mengubah arah aliran air dari vertikal ke atas, menjadi aliran air laminar dengan 60 derajat kemiringan. Maka dari itu, turbulensi aliran fluida berkurang. 

Dengan ini, proses sedimentasi endapan akan berjalan dengan baik.

Bagi Anda yang memang ingin melakukan pengolahan air untuk mendapatkan air bersih, Anda bisa melakukan tahap atau metode yang telah dijelaskan di atas.

Namun, Anda pun harus memperhatikan tahapan-tahapan dalam  proses pengolahan air tersebut, seperti pada bagian sedimentasinya, yang membutuhkan Tube Settler, agar pengendapannya berhasil dengan baik. 

Harga Tube Settler Termurah

Tube Settler PVC

material plat PVC Lembaran tebal 1mm
Rp. 125.0000

Lamella Clarifier HDPE

Bahan plat HDPE ( Coming Soon )
Rp. 140.000

lamella Settler FRP

Bahan Fiberglass Harga Per Lembar
Rp. 165.000

Sarang tawon PE

Bahan Plastik tebal 0,2mm – 0,3mm
Rp. 1.700.000

Bahan Bahan Untuk Pembuatan lamella Settler

  • Bahan PVC Tube yang dikenal memiliki ketahanan terhadap bahan kimia dan korosif paling sering dipergunakan yaitu dengan merakit satu persatu modul per modul menggunakan paku rivet hingga membentuk Seperti sarang tawon
  • Bahan Tube Settler FRP atau dari material fiberglass juga banyak dipergunakan sebagai bahan yang bagus untuk sistem lamella Clarifier. pemasangan nya dengan menggunakan laminasi serat fiber dicampur dengan resin FRP
  • Bahan PE atau plastik ini umumnya untuk cooling tower dapat juga dipergunakan namun jarang sekali yang menggunakan

Spesifikasi Design tube Setler

  • Bahan pilihan PVC dan fiberglass
  • Warna sesuai Pilihan Biru atau Putih
  • Diameter Ukuran lubang 25mm
  • Berat plate Settler per lembar ukuran 1 meter 2,5 Kg ( 2500 Gram )
  • Satu modul isi 8 keping plate settler memiliki ukuran 25cm atau 250mm
  • Per meter kubik berisi 32 lembar lamella clarifier
  • sudut Kemiringan tube settler adalah 60 derajat
  • Ketebalan Tube Settler Pvc adalah 1mm hingga 1,2mm
  • Lamella Settler dapat dirakit di workshop maupun di lapangan

Pentingnya Air Bersih Untuk Kehidupan Manusia

Di dalam tubuh manusia terdapat kandungan air sebanyak 70%.

Bisa disimpulkan bahwa tanpa air, manusia tidak dapat melakukan aktivitasnya dengan baik.

Tanpa air ini juga, manusia akan kekurangan energi serta cairan yang membuat imun dan kekebalan tubuh manusia berkurang. 

Dengan kurangnya air bersih yang bisa ditemukan di lingkungan, akan membuat banyak kesulitan dan dampak yang fatal.

Bisa Anda lihat sendiri, dimana pada lingkungan yang rentan kesulitan mencari air bersih, akan merelakan kehidupan sehari-harinya dengan menggunakan air kotor.

Lalu apa akibatnya? Tentu saja akan fatal, dimana akan banyak ditemukan berbagai penyakit.

Mulai dari penyakit ringan hingga berat. 

Siapa yang ingin hidup berdampingan dengan air kotor? Tentu saja tidak ada yang mau.

Pencemaran lingkungan yang diakibatkan limbah sampah yang  dibuang tanpa tahu tempat, akan membuat Anda sulit menemukan air bersih nan jernih.

Dengan itulah, IPAL hadir agar setiap orang bisa memperoleh air bersih, dan bisa hidup sehat. 

Mengapa Harus Ipa Baja atau ipa Fiber dengan Plate Settler ?

Seperti yang kita tahu, IPA atau Instalasi Pengolahan Air Bersih memiliki banyak cara untuk mendapatkan air bersih.

Salah satunya dengan pengolahan air Lamella Clarifier yang menggunakan Tube Settler yang telah dijelaskan di atas.

Sementara salah satu tahap pengolahan air yang paling penting adalah  sedimentasi/pengendapan. 

Seperti yang kita tahu bahwa di tahap ini, proses sedimentasi akan membutuhkan alat pelengkap/alat bantu.

Sehingga tahap ini bisa berhasil dilakukan. Alat tersebut dinamakan alat yang bernama Tube Settler. 

Alat inilah yang memudahkan dan mempercepat proses sedimentasi.

Sehingga tujuan dari tahap ini bisa berhasil. Pada penjelasan diatas juga telag disebutkanb bahwa sedimentasi ini bertujuan untuk memisahkan partikel atau kotoran yang ikut masuk pada air, setelah tahap pengolahan air sebelumnya. 

Jika tidak berhasil dilakukan, maka  yang terjadi adalah ketidakefektifan dalam  pengolahan air.

Maka dari itu, bagi Anda yang ingin mencoba untuk melakukan pengolahan air.

Baik itu untuk pengolahan air sungai, waduk, ataupun air rumahan seperti sumur, Anda harus memiliki Tube Settler untuk mendukung pengolahan air bersih yang tepat. 

Jika Anda membutuhkan alat pelengkap sedimentasi Tube Settler,  maka Anda bisa menghubungi perusahaan Toya Arta Sejahtera, untuk mendapatkan alat pelengkap/pembantu proses pengolahan air tersebut. Anda tak khawatir dengan produk Tube Settler yang disediakan oleh PT Toya Arta Sejahtera ini.  Sebab sudah pasti, Tube Settler tersebut memiliki kualitas yang baik. Karena  PT. Toya Arta Sejahtera selalu menyediakan produk yang berkualitas dan kredibilitas. 

Bahkan, Jika Anda bingung mengenai tahap-tahap pengolahan air, Anda bisa meminta bantuan atau berkonsultasi langsung pada Toya Arta Sejahtera  sebagai layanan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) terbaik. 

Maka dengan ini ,Anda bisa menikmati air bersih nan jernih di saat yang lain merasa kesulitan untuk memperoleh, ataupun menikmati air bersih dari kontaminasi limbah. 

Terutama yang berasal dari  zat kimia yang berbahaya.  Jika Anda tertarik untuk mendapatkan Tube Settler terbaik, maka Anda bisa angsung menghubungi PT. Toya Arta Sejahtera sekarang juga!  

FAQ

Apakah Yang Dimaksud Dengan Tube Settler ?

Tube Settler adalam Plat Lembaran yang disusun secara bertumpuk tumpuk setiap lembar yang berbentuk gelombang hingga wujud bentuknya menyerupai sarang tawon

Untuk Pemasangan Tube Settler PVC berapa sudut kemiringan Yang Ideal ?

Untuk mendapatkan arah aliran laminar plate settler harus disusun dengan Kemiringan 60 derajat sehingga lumpur flok yang berada di dalam proses Sedimentasi yaitu hasil Proses koagulasi dan flokulasi dapat cepat mengendap

Berapa Jumlah tube Settler design yang dipergunakan dalam Tangki Clarifier ?

Setiap meter kubik tempat yang akan dipasang clarifier berisi 33 Lembar plate settler jika bemggunakan bahan PVC hole 25mm , namun jika menggunakan Tube Settler FRP diameter lubang lamella sarang tawon dapat diatur sesuai pesanan

Apa Tujuan utama dipasang tube Settler Clarifier ?

Tube settler dalam sedimentasi berfungsi untuk mempercepat proses settling lok atau lumpur yang telah terikat bahan kimia koagulan dan flokulan sehingga waktu tinggal atau retention time dapat dipersingkat

Brosur Tube Settler Clarifier

Scroll to Top